KECERDASAN SOSIAL
▪️ ••┈┈✺ ﷽ ✺┈┈•• ▪️
Sahabat mulia Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu meriwayatkan hadits di bawah ini:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bertanya, "Siapa di antara kalian yang berpuasa?"
Abu Bakar menjawab, "Saya."
Belia pun bertanya lagi, "Siapa di antara kalian yang hari ini mengiringi jenazah?"
Abu Bakar menjawab, "Saya."
Lalu beliau bertanya kembali, "Siapa di antara kalian yang hari ini memberi makan orang miskin?"
Abu Bakar menjawab, "Saya."
Beliau pun bertanya, "Siapa di antara kalian yang hari ini menengok orang sakit?"
Abu Bakar menjawab, "Saya."
Lantas Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Tiadalah terkumpul (empat amalan) tersebut pada diri seseorang kecuali ia masuk surga."
📚 HR. Muslim, no.1028
Hadits di atas menjelaskan keutamaan seseorang yang mampu menunaikan beragam amal saleh.
Hadits di atas pun menjelaskan keutamaan sosok sahabat mulia Abu Bakar radhiyallahu 'anhu yang suka berbuat kebajikan dan peduli terhadap sesama.
Berpuasa, mengiringi jenazah hingga ke pemakaman, memberi makan orang miskin dan menjenguk orang sakit merupakan amal saleh yang bersentuhan langsung dengan kehidupan bermasyarakat dan berbuah pahala. Amal-amal kebajikan yang disebutkan dalam hadits sarat dimensi sosial.
Islam mengajarkan untuk selalu peduli terhadap sesama. Berbagi dan berempati terhadap orang yang dirundung kesusahan. Cerdas dalam menyikapi situasi sosial yang dinamis.
Siapa yang mampu mengumpulkan amal-amal yang disebutkan hadits di atas, maka jannah balasannya.
Ya Allah ya Rabb, kami memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik dan diberkahi serta amal yang diterima.
🌾🍃🌾🌴🌾🍃🌾🌴🌾🍃🌾
✍️ Mutiara Faidah :
Al-Ustadz Ayip Syafruddin hafidzahullah
#faidah #ayat #hadits #tafsir
•••┈••••○❁ 🌺 ❁○••••┈•••
Sahabat mulia Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu meriwayatkan hadits di bawah ini:
مَنْ أصْبَحَ مِنْكُمُ اليَوْمَ صَائِمًا؟
قَالَ أبُوْ بَكْرٍ: أَنَا،
قَالَ: فَمَنْ تَبِعَ مِنْكُمُ اليَوْمَ جِنَازَةً؟ قَالَ أًبُو بَكْرٍ: أَنَا،
قَالَ: فَمَنْ أَطْعَمَ مِنْكُمُ اليَوْمَ مِسْكِيْنًا؟
قَالَ أَبُوْ بَكْرٍ: أَنَا،
قَالَ: فمَنْ عَادَ مِنْكُمُ اليَوْمَ مَرِيْضًا؟ قَالَ أَبُوْ بَكْرٍ: أَنَا،
فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: مَا اجْتَمَعْنَ فِي امْرِئٍ إلَّا دَخَلَ الجَنَّةَ.
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bertanya, "Siapa di antara kalian yang berpuasa?"
Abu Bakar menjawab, "Saya."
Belia pun bertanya lagi, "Siapa di antara kalian yang hari ini mengiringi jenazah?"
Abu Bakar menjawab, "Saya."
Lalu beliau bertanya kembali, "Siapa di antara kalian yang hari ini memberi makan orang miskin?"
Abu Bakar menjawab, "Saya."
Beliau pun bertanya, "Siapa di antara kalian yang hari ini menengok orang sakit?"
Abu Bakar menjawab, "Saya."
Lantas Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Tiadalah terkumpul (empat amalan) tersebut pada diri seseorang kecuali ia masuk surga."
📚 HR. Muslim, no.1028
Hadits di atas menjelaskan keutamaan seseorang yang mampu menunaikan beragam amal saleh.
Hadits di atas pun menjelaskan keutamaan sosok sahabat mulia Abu Bakar radhiyallahu 'anhu yang suka berbuat kebajikan dan peduli terhadap sesama.
Berpuasa, mengiringi jenazah hingga ke pemakaman, memberi makan orang miskin dan menjenguk orang sakit merupakan amal saleh yang bersentuhan langsung dengan kehidupan bermasyarakat dan berbuah pahala. Amal-amal kebajikan yang disebutkan dalam hadits sarat dimensi sosial.
Islam mengajarkan untuk selalu peduli terhadap sesama. Berbagi dan berempati terhadap orang yang dirundung kesusahan. Cerdas dalam menyikapi situasi sosial yang dinamis.
Siapa yang mampu mengumpulkan amal-amal yang disebutkan hadits di atas, maka jannah balasannya.
Ya Allah ya Rabb, kami memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik dan diberkahi serta amal yang diterima.
🌾🍃🌾🌴🌾🍃🌾🌴🌾🍃🌾
✍️ Mutiara Faidah :
Al-Ustadz Ayip Syafruddin hafidzahullah
#faidah #ayat #hadits #tafsir
•••┈••••○❁ 🌺 ❁○••••┈•••