BAGI PEMUTUS SILATURAHMI

▪️ ••┈┈✺ ﷽ ✺┈┈•• ▪️

Dari sahabat mulia Jubair bin Muth'im radhiyallahu 'anhu, ia menyatakan, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

لَا يَدْخُلُ الجَنَّةَ قَاطِعٌ.

"Tak akan masuk surga orang yang memutus (silaturahmi)."


📚  HR. Al-Bukhari, no. 5984 dan Muslim, no. 2556

Memutus silaturahmi termasuk satu dari ragam dosa-dosa terbesar. Karenanya, ancaman bagi yang memutus tali silaturahmi sangat keras. Yaitu, tidak masuk surga.

Silaturahmi bisa dilakukan dengan berkomunikasi secara langsung. Seperti, berkunjung atau berbicara melalui alat komunikasi.

Silaturahmi bisa pula dengan cara berbuat baik dengan menyerahkan infaq harta bila terkait dengan orang fakir miskin.

Silaturahmi bisa melalui perkataan dan perbuatan yang baik. Seperti, memberikan nasihat atau menyampaikan ilmu agama.

Silaturahmi dalam bentuk lain, memberikan pertolongan kepada yang memerlukan sehingga menumbuhkan maslahat dan manfaat.

Ragam bentuk amaliah di atas merupakan ajang silaturahmi yang akan mempererat persaudaraan sebagaimana disyariatkan. Allahu 'a'lam.

Ya Allah jauhkanlah kami dari perbuatan jelek. Perbuatan yang bisa menjerumuskan pada siksa neraka. Hiasilah kami dengan akhlak mulia, akhlak para nabi dan rasul-Mu nan mulia.

🍃🌾🌴🌾🍃🌾🌴🌾🍃🌾🌴

✍️ Mutiara Faidah :
Al-Ustadz Ayip Syafruddin hafidzahullah

#faidah #ayat #hadits #tafsir

•••┈••••○❁ 🌺 ❁○••••┈•••
Posting Komentar